Blog Logo

29 Mei 2026 ~ 3 min read

Mengenal Strabismus: Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya

Kesehatan Mata

Apa Itu Strabismus?

Strabismus atau mata juling adalah kondisi ketika posisi kedua mata tidak sejajar dan bergerak ke arah yang berbeda. Satu mata dapat melihat lurus ke depan, sementara mata lainnya mengarah ke dalam, luar, atas, atau bawah.

Kondisi ini dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Strabismus bukan hanya masalah penampilan, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan penglihatan dan kualitas hidup seseorang jika tidak ditangani dengan baik.


Jenis-Jenis Strabismus

Strabismus dibedakan berdasarkan arah pergeseran mata, antara lain:

1. Esotropia

Mata bergerak mengarah ke dalam.

2. Exotropia

Mata bergerak mengarah ke luar.

3. Hypertropia

Salah satu mata bergerak ke atas.

4. Hypotropia

Salah satu mata bergerak ke bawah.


Penyebab Strabismus

Strabismus dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

  • Gangguan otot penggerak mata

  • Kelainan saraf pengontrol mata

  • Faktor keturunan

  • Gangguan refraksi seperti mata plus tinggi

  • Cedera kepala

  • Stroke atau gangguan neurologis

  • Komplikasi diabetes pada orang dewasa

Pada anak-anak, penyebab paling umum biasanya berkaitan dengan gangguan koordinasi otot mata dan faktor bawaan.


Gejala Strabismus

Beberapa gejala yang sering muncul meliputi:

  • Posisi mata tidak sejajar

  • Penglihatan ganda

  • Sering memicingkan mata

  • Kepala sering dimiringkan saat melihat

  • Kesulitan fokus

  • Mata mudah lelah

  • Penurunan kemampuan melihat tiga dimensi

Pada anak-anak, kondisi ini terkadang sulit disadari karena otak dapat โ€œmengabaikanโ€ gambar dari salah satu mata.


Apakah Strabismus Berbahaya?

Jika tidak ditangani, strabismus dapat menyebabkan:

  • Mata malas (amblyopia)

  • Gangguan perkembangan penglihatan pada anak

  • Penurunan penglihatan permanen

  • Gangguan kepercayaan diri

  • Kesulitan aktivitas sehari-hari

Karena itu, pemeriksaan mata sejak dini sangat penting, terutama bila orang tua melihat posisi mata anak tampak tidak sejajar.


Cara Diagnosis Strabismus

Dokter mata biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti:

  • Pemeriksaan ketajaman penglihatan

  • Pemeriksaan kesejajaran mata

  • Tes gerakan bola mata

  • Pemeriksaan refraksi mata

  • Pemeriksaan saraf mata bila diperlukan

Diagnosis yang tepat membantu menentukan terapi yang paling sesuai.


Penanganan Strabismus

Penanganan strabismus tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya.

Penggunaan Kacamata

Pada beberapa kasus, penggunaan kacamata dapat membantu memperbaiki posisi mata.

Terapi Mata

Latihan atau terapi visual dapat membantu meningkatkan koordinasi kedua mata.

Penutup Mata (Eye Patch)

Digunakan terutama pada anak dengan mata malas untuk melatih mata yang lebih lemah.

Suntik Botulinum

Pada kondisi tertentu, suntikan botox dapat membantu mengendurkan otot mata tertentu.

Operasi Strabismus

Operasi dilakukan untuk memperbaiki posisi otot mata agar kedua mata kembali sejajar.


Kapan Harus ke Dokter Mata?

Segera lakukan pemeriksaan apabila mengalami:

  • Mata terlihat juling secara terus-menerus

  • Penglihatan ganda

  • Anak sering memiringkan kepala

  • Mata tidak fokus

  • Keluhan penglihatan pada anak

Pemeriksaan dan penanganan sejak dini dapat meningkatkan keberhasilan terapi.


Kesimpulan

Strabismus adalah gangguan posisi mata yang dapat dialami anak maupun orang dewasa. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat memengaruhi penglihatan dan perkembangan visual. Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, strabismus dapat ditangani dengan baik sehingga kualitas penglihatan dan rasa percaya diri pasien tetap terjaga.